Jumat, 13 Mei 2016

Tips Parenting! Cara Mudah Mengenali Karakter Anak





Perkembangan karakter anak saat ini sangat unik dan beragam. Para orangtua akan sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana perkembangan karakter dari anak mereka saat ini. Pada usia 4-5 bulan, anak sudah memperlihatkan karakter dasar dirinya. Namun saat usianya semakin besar, ia mengembangkan karakter dasar tersebut menjadi lebih kuat. 

Kita sebagai orantua harus memperhatikan proses dari perkembangan karakter masing-masing anak kita, apakah anak kita lebih cenderung pemalu, penakut, sensitif, pemarah, ataupun aktif. Kita bisa mengenali beberapa karakter tersebut dengan melakukan uji tes karakter terhadap si kecil.

Karakter pemalu/penakut pada umumnya sangat suka menempel pada orangtua dan sering gelisah. Tidak usah memaksakan ia untuk berhubungan dengan orang lain (namun juga jangan terlalu dilindungi). Tetaplah mengantar jemputnya dan tidak ditunggui di sekolah, dan batasi tamu yang datang saat Anda mengadakan acara ulang tahun untuknya.

Karakter pemarah pada umumnya sangat keras kepala, sering menangis saat gagal melakukan sesuatu. Biarkan ia bergaul dengan teman-temannya dan belajar mengatur emosinya. Lama kelamaan ia juga akan terbiasa. Lakukan aktivitas rutin bersamanya, misalnya gosok gigi bersama mama sebelum tidur.

Karakter sensitif pada umumnya sangat rewel dan mudah tersinggung. Hindari baju berbahan gatal seperti wol, potong label pakaiannya, jangan terlalu lama dalam perjalanan atau berbelanja, ia akan mudah sekali rewel.

Karakter aktif pada umumnya tidak bisa diam dan selalu siap untuk berlari. Dalam perjalanan panjang, berhentilah beberapa kali agar ia bisa berlarian untuk sementara waktu. Berikan permainan yang dapat menyerap energinya seperti bola atau sepeda.

Karakter anak juga bisa terlihat ketika mereka sedang belajar bukan hanya terbatas pada belajar secara akademik, apalagi dikerucutkan lagi hanya pada duduk dikelas, mencatat dan menghafal diluar kepala. Belajar adalah sebuah proses menyerap berbagai informasi yang secara aktif dilakukan individu didalam hidupnya, sejak masih bayi hingga lanjut usia, baik ia dalam keadaan diam ataupun bergerak. Maka hasil belajar seorang individu akan tampak pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam hidupnya, baik dalam kemampuan motorik, bahasa, emosi maupun kognisi. Dengan demikian, hasil belajar seseorang bukan hanya terbatas pada perolehan angka atau nilai dalam bidang akademik semata-mata, namun meliputi seluruh aspek kemampuan yang berkembang dan ia butuhkan untuk dimanfaatkan dalam menjalani kehidupannya.

Kita juga harus bisa mengenali karakteristik belajar masing-masing anak kita, karena setiap anak memiliki karakteristik belajar yang berbeda-beda seperti yang dibawah ini:

Selain dengan metode mempraktekkan, transfer pengetahuan bisa juga kita optimalkan hasilnya dengan memperhatikan tipe atau karakteristik belajar seseorang. Adapun Model-model karakteristik belajar individu adalah sebagai berikut:

1. Tipe Visual
  • Anak akan mampu mengingat apa yang didengar dan dilihat
  • Anak lebih suka membaca daripada dibacakan
  • Anak akan suka mencoret-coret
  • Anak cepat lupa pesan verbal
  • Anak akan memiliki tipe teliti dan detail
  • Anak akan tekun dan lebih menyukai cara menjawab singkat.


2. Tipe Auditorial
  • Anak lebih mampu mengingat yang didengar
  • Anak  akan bicara sendiri pada saat melakukan
  • Memiliki cara menghafal dan membaca dengan bersuara
  • Anak suka diskusi dan suka bicara
  • Anak suka dengan musik
  • Anak berbicara dengan nada terpola


3. Tipe Kinestetik
  • Anak menanggapi belajar dengan gerak fisik
  • Anak mendekati lawan bicara dengan gerak fisik
  • Anak menghafal sambil berjalan-jalan
  • Anak menggunakan jari dan tangan saat belajar
  • Anak suka permainan yang memudahkan belajar
  • Anak menyukai belajar dengan isyarat tubuh
  • Anak tidak dapat duduk dan berdiam lama saat belajar


Demikian lah beberapa karakter anak yang bisa saya sampaikan kali ini, semoga bisa menjadi sumber informasi bagi Ayah dan Bunda sekalian. Salam Anak Indonesia Hebat.

Teknologi. Baik atau Buruk Bagi Anak?






Teknologi merupakan hal yang tidak bisa dihindari saat ini, anak-anak akan berjumpa dan menikmati kecanggihan dari teknologi. Kita sebagai orang tua harus mampu memberi asupan pengetahuan teknologi yang tepat kepada si kecil. Agar mereka mampu membedakan baik dan buruk dari teknologi yang akan mereka gunakan sehari-hari.

Survei dari 11 negara menemukan, kemampuan dasar anak yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, seperti mengancingkan pakaiannya sendiri diambil alih oleh teknologi. Anak di bawah 5 tahun lebih menyukai bermain games di komputernya dibandingkan memakai sepatunya sendiri. Survei sama juga menunjukkan, kurang dari 50 persen anak di atas balita sudah mengerti istilah home address di komputernya, hampir 25 persen dapat menggunakan telepon genggam. Sedangkan hanya 0.3 persen di antaranya yang dapat menulis namanya. 

Waaaah apakah teknologi sudah menguasai dan mengambil alih kemampuan dasar hidup anak kita? sebagai orang tua kita harus mampu mengendalikan dan mencegah kondisi ini terjadi. Kita harus sangat cerdas dalam mengenalkan kebaikan dan keburukan dari penggunaan teknologi untuk buah hati kita.

Masihkah kita ingat ketika masa kecil kita dulu (tahun 1990-an). Waktu itu anak-anak Indonesia masih belum mengenal teknologi seperti HP, komputer, laptop dan berbagai gadget canggih lainnya. Mereka banyak menggunakan permainan yang sifatnya mengasah "skill", kompetensi dan hubungan sosial. Di antara "game-game" tradisional pada era sang penulis masih kecil adalah nekeran (kelereng), tekongan, bentengan, pathek lele, sri dem-dem dan banyak lainnya. Hampir semua "game" tradisional yang kami sebutkan tadi pasti melibatkan unsur kerjasama tim dan keahlian "skill" layaknya permainan "outbound" pada era sekarang. Anak-anak pada era tersebut kebanyakan menghabiskan waktu bermain secara kelompok.

Namun saat ini di era tahun 2000-an, setelah TV, komputer dan HP sudah merakyat dan bukan menjadi barang milik para elit hartawan saja, maka segala informasi bebas masuk dalam pikiran kita. Di sisi lain memang banyak manfaatnya, yaitu lebih menghemat waktu, semua info cepat tersebar, dan berbagi ilmu pendidikan lebih cepat.

Saya memiliki beberapa data tentang kebaikan dan keburukan dari teknologi bagi anak kita,perhatikan data dibawah ini:

Kebaikan


1. Kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semakin mudah dibantu perangkat teknologi yang semakin berkembang dan mudah digunakan.

2. Komunikasi dengan anak bukan lagi menjadi masalah jarak dan waktu bisa diatasi dengan kecanggihan teknologi saat ini

3. Mampu meningkatkan keamampuan motorik kordinasi antara mata dan tangan pada anak

4. Anak bisa belajar tentang lingkungan, masyarakat, dan awal mula terjadinya suatu hal.

5. Anak bisa belajar kemudahan dalam melakukan pekerjaan dan berkomunikasi dengan menggunakan kecanggihan teknologi.


Keburukan

1. Pembelajaran anak tidak akan berlangsung dengan aktif dikarenakan anak terlalu sibuk dan tablet ataupun gadget mereka masing-masing.

2. Anak cenderung lebih memilih memainkan gadget dibandingan dengan permainan tradisional yang lebih mengasah banyak kemampuan mereka.

3.Anak akan berkurang kemampuan interaksi sosialnya, dikarenakan terlalu asik dengan gadget mereka. Mereka tidak akan menikmati masa-masa bermain dengan riangnya bersama dengan teman seumurannya.

4. Anak akan kecanduan dengan tindakan kekerasan akibat terlalu sering bermain games yang mengandung unsur kekerasan.

5. Berpotensi menggangu jam tidur anak. Karena anak butuh 12 jam waktu tidur setiap harinya agar mereka tumbuh dengan sehat.


6. Membawa kepada ketagihan/kecanduan terhadap teknologi.

Kita sebagai orang tua hendaknya mampu menyortir manfaat baik dan buruknya penggunaan teknologi bagi anak kita. Kita boleh saja mengenalkan teknologi sejak dini kepada anak kita asalkan dengan aturan dan sortir yang ketat dari kita, agar mereka tidak kecanduan terhadap permainan digital. Lebih baik mereka bermain diluar rumah dengan teman mereka dan memainkan permainan tradisional yang banyak manfaatnya terhadap perkembangan akademik dan karakter mereka. Salam Anak Indonesia Hebat.



Kamis, 12 Mei 2016

Mainan Edukatif Untuk Anak

Mainan. Jika kita mendengar kata ini makan kita akan langusung teringat dengan alat yang sering digunakan oleh si kecil ketika bermain. Memasuki usia 0-5 tahun daya eksplorasi anak-anak berkembang dengan sangat pesat. Anak akan mulai menyerap dan menerima segala informasi yang didapatnya pada tingkat tertinggi dalam sepanjang hidupnya.

GOLDEN AGE disebut sebagai masa terpenting dalam tumbuh kembang si kecil. masa tersebut tidak akan terulang, oleh karena itu balita sangat perlu stimulasi lewat permainan sederhana yang edukatif. Stimulasi yang diterima anak pada masa GOLDEN AGE akan berpengaruh besar pada kecerdasan, kreativitas, dan perilaku anak pada usia dewasanya.

Banyak orang mengatakan bahwa generasi 80-an dan 90-an adalah generasi emas. Salah satunya dikarenakan masa anak-anak pada tahun-tahun tersebut masih diramaikan oleh berbagai permainan tradisional seru yang kini sedikit banyak telah tergantikan oleh kehadiran tablet dan gadget lainnya. Ayah dan Bunda yang lahir di tahun itu seharusnya sangat kreatif ya dalam memilih mainan yang baik untuk anak.

Jika kita berbicara tentang masa keemasan pada anak, maka kita juga pasti berbicara tentang mainan. Mainan sangat identik dengan anak-anak, banyak mainan tradisional dan mainan modern yang ada disekitar kita saat ini. Namun tidak hanya anak-anak yang masih senang bermain dengan sebuah mainan, tidak jarang orang dewasapun masih suka mainan dan mengoleksi mainan. 

Dalam memilih mainan untuk anak kita pun harus sangat selektif. Kita harus bisa memilih mainan yang baik untuk anak, mainan itu harus memiliki unsur edukasi kepada anak. karena Bermain adalah dunia anak yang paling dominan. Bahkan, untuk dapat lebih maksimal dalam menyampaikan pelajaran, pendidikan anak usia dini menerapkan sistem belajar sambil bermain. Hal ini disebabkan oleh kemampuan dari otak anak itu sendiri yang sedang gemar melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti bermain.Maka dari itu, metode pembelajaranpun harus disesuaikan dengan kemampuan anak-anak sesuai usianya.Dengan bermain, dipercaya bahwa pelajaran yang disampaikan akan lebih mudah diterima dan diserap oleh anak. Namun, sebagai orang tua, kita perlu menjadi lebih bijak dalam memilihkan jenis mainan yang tepat untuk anak-anak kita.

 Di Indonesia banyak jenis-jenis mainan baik itu tradisional maupun moderen yang sangat baik untuk anak. Kita dapat memilihnya dan mencoba memainkannya di rumah bersama buah hati kita. Coba check yang dibawah ini ya Ayah dan Bunda:

1. Engklek



Engklek adalah permainan yang mengharuskan anak-anak untuk melompati kotak- kotak dengan tulisan angka di atasnya. Untuk bermain engklek, seseorang diharuskan melemparkan batu kecil, karet penghapus atau penanda lainnya pada nomor tertentu. Ia kemudian harus melompati kotak yang tidak terisi karet penghapus hanya dengan satu kaki. Bermain engklek mampu melatih anak untuk berhitung dan mengenal angka. Permainan tradisional ini juga melatih keseimbangan tubuh, yang berperan penting dalam perkembangan kemampuan sensori integrasi pada anak.

2. Gobak Sodor



Gobak sodor atau galah asin adalah permainan daerah yang melibatkan dua kelompok beranggotakan sekitar tiga sampai lima orang anak. Permainan khas Indonesia ini cukup menguras tenaga karena mengharuskan tiap kelompok untuk mempertahankan barisannya selagi anggota kelompok lainnya berusaha untuk menerobos melewati garis “pertahanan” lawan.

Selain menyehatkan bagi anak-anak karena mengharuskan anak untuk bergerak dan berlari, gobak sodor juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kerja sama dalam tim. Dengan bermain dalam kelompok, para pemain berlatih untuk saling bertanggung jawab dan bekerja sama dengan anggota sekelompoknya untuk mencapai tujuan yang sama: mempertahankan “benteng”.

3. Congklak



Congklak adalah permainan tradisional Indonesia yang saat ini sudah jarang saya lihat dimainkan oleh anak-anak. Permainan congklak biasanya melibatkan dua pemain yang diharuskan untuk mengumpulkan biji congklak yang tersebar di tiap-tiap cekungan papan congklak sebanyak-banyaknya. Banyaknya biji congklak yang digunakan dalam permainan ini mengajarkan anak untuk berhitung. Anak juga sekaligus belajar mengatur strategi melalui peraturan permainan yang telah ditetapkan.

4. Balok Kayu



Permainan ini sangat menarik dan menantang bagi anak. Dimana anak harus mampu merancang balok kayu baik itu disusun mendatar maupun naik ke arah atas. setiap bangun ruang memiliki kesulitan masing-masing, mainann ini juga sudah bisa dimainkan oleh anak berusia 3 tahun ke atas dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

5. Lego



Permainan ini termasuk permainan yang sangat digemari anak-anak. melalui permainan ini anak akan mampu berkembang pengetahuannya. Anak bisa belajar sains, math, bahasa, motorik,  serta sosial, hanya dengan bermain media permainan ini. Jika kita mampu membelikan mainan ini untuk si kecil alangkah baiknya kita mencoba dulu bermain dengan lego lalu setelah itu kta bisa mengajarkannya kepada buah hati kita

Apapun permainannya tetap ajarkan anak untuk lebih menghargai apa yang diberikan oleh orantuanya dan ajarkan mereka berbagi sejak dini. Semoga bermanfaat ya informasi dari saya kali ini. Salam Anak Indonesia Hebat.

Rabu, 11 Mei 2016

Bioskop Untuk Anak






Bioskop khusus untuk anak. Sepertinya sangat jarang kita dengar, karena yang seperti biasa kita tahu bioskop itu yang biasa orang dewasa datangi setiap ingin menonton. Dan ketika kita membawa anak-anak untuk menonton pasti mereka akan menangis atau tidak betah dengan suasana bioskop yang gelap.

Lalu apakah ada bioskop yang khusus untuk anak? sepertinya hal itu sudah bisa menjadi kenyataan di Indonesia saat ini. Menurut Deputy CEO Cinemaxx Johan Anthony saat peresmian Cinemaxx Junior di Tangerang mengatakan“Pada saat menonton sering kali kita mendengar anak-anak yang menangis. Orang tuanya kadang membawa anaknya ke luar sinema untuk menenangkan anaknya karena juga nggak enak dengan penonton lainnya serta takut mengganggu. Kita perhatikan sebenarnya anak-anak ini kenapa sering menangis dan takut? Itu karena sinema umumnya gelap kan kemudian suaranya amat kencang, jadi anak-anak suka kaget. Kita bangun sebuah konsep baru namanya Cinemaxxx Junior yang khusus untuk anak-anak dan keluarga,"

Waaah ternyata sudah ada bioskop yang khusus untuk anak-anak di Indonesia. lalu apa saja keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan membawa anak kita ke bioskop khusus anak Cinemaxxx Junior ini. 

Cinemaxx Junior ini tidak hanya menyuguhkan auditorium menonton khusus anak, tapi juga menyediakan berbagai permainan, seperti play bridge, flying fox, giant trampoline, ball pit, climbing trees dan mini hammock yang dibuka sejam sebelum pertunjukan film dimulai. Tidak hanya itu, lantai yang ada di area bermain juga berbahan lembut, sehingga orang tua tak perlu khawatir anaknya akan terluka saat bermain di area tersebut.

“Pada saat film akan mulai, attendace dari cinema akan memberitahukan, anak-anak supaya masuk dalam auditorium. Masuknya juga nggak dengan cara yang konvensional, masuknya mereka bisa slide ke dalam sinema,” selain masuk layaknya bioskop pada umumnya, anak-anak juga bisa meluncur melalui perosotan di mana area landasan dipenuhi dengan bola-bola berwarna-warni. Saat masuk dalam auditorium, anak-anak juga akan disuguhi sebuah tempat yang penuh dengan warna-warna lembut dan ornamen-ornamen yang begitu ceria.

Tempat duduk yang terdapat dalam auditorium berkapasitas 106 orang ini terdiri dari empat jenis, yakni dua baris pertama bean bag, barisan ketiga jenis kursi lounger yang memungkinkan berselonjor, tiga baris berikutnya jenis kursi bioskop umum dan barisan paling belakang berupa sofa bed untuk berdua.

Nah buat Ayah dan Bunda sudah bisa ni membawa si kecil menonton di bioskop khusus anak, tak perlu khawatir karane bioskop ini sangat ramah dengan anak serta memiliki nilai-nilai edukasi untuk anak. Selamat mencoba. Salam Anak Indonesia Hebat.

Senin, 09 Mei 2016

Wisata Edukasi Ke Museum




Liburan bersama keluarga sepertinya menjadi hal yang paling menyenangkan. Ketika waktu berlibur tiba para orangtua pasti sudah mempersiapkan tempat dan akomodasi yang diperlukan selama berlibur. Ada yang ke pantai, ada yang ke gunung, ada yang ke mall, dan masih banyak lagi tempat yang bisa dikunjungi bersama dengan keluarga tercinta.

Museum. heeemmm. Sepertinya akan sangat menarik jika kta mengajak keluarga tercinta terutama si kecil untuk berlibur ke museum. Selain dapat meluangkan waktu berlibur kita juga bisa memberi edukasi kepada anak kita sejak mereka masih kecil, Mereka bisa melihat warisan budaya, menonton pertunjukannya, ataupun berkunjung ke lokasi penyimpanan artefak-artefak kuno itu, sungguh merupakan ajang wisata menyenangkan.

Di Indonesia banyak loh museum-museum keren yang bisa kasih kita banyak ilmu dan menarik untuk kita kunjungi. Saya beri info beberapa museum yang layak dikunjungi bersama keluarga. Chekidotzzz


1. Museum Geologi Bandung



Museum Geologi Bandung adalah salah satu museum menarik yang juga menyimpan aneka benda unik. Museum yang ada di Jalan Diponegoro, dekat dengan Gedung Sate Bandung ini merupakan salah satu tempat dimana kamu bisa bercengkerama dengan dinasourus.
Ya, benar sekali, di Museum Geologi Bandung, ada aneka fosil para dinasaurus yang keren loh. Pasti kamu akan suka dech liburan ke museum yang satu ini.  Apalagi, tiket masuk Musem Geologi Bandung ini pun sangat murah.

2. Museum Satria Mandala



Ini dia sebuah museum keren yang pasti disukai oleh anak – anak lelaki. Museum yang dibuka sejak tahun 1972 ini berisi aneka benda bersejarah menarik tentang senjata perang loh.
Museum di Indonesia
Mulai dari aneka tank, pesawat tempur, senapan, rudal, meriam, bambu runcing, juga aneka benda bersejarah terkait perang lainnya ada disini. Koleksi diorama dengan cerita unik masing-masing pun juga bisa ditemukan disini.

3. Museum Angkut Malang



Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah Museum Angkut Malang. Museum ini memamerkan beragam benda bersejarah terkait sarana transportasi. Di museum ini, kamu bisa menemukan aneka moda transportasi yang berasal dari berbagai zaman yang tentunya unik dan menarik. Aneka koleksi mobil tua dari berbagai belahan dunia, aneka kendaraan dari berbagai zaman, kereta-kereta kuno, sampai benda-benda batuan antik dari zaman purbakala ada juga loh di Museum Angkut Malang.

4. Museum Monumen Nasional



Monumen Nasional atau Monas memang sudah jadi ikon paling terkenal dari Indonesia ya. Tau gak kalau di dalam Monumen yang ada di Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat ini, ada juga sebuah museum cantik yang bisa kamu kunjungi. Museum Monas memiliki aneka diorama, relief sejarah Indonesia, juga rekaman proklamasi yang tentunya bisa menambah wawasan dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia yang besar ini.


5. Museum Anak Kolong Tangga

Museum Anak Kolong Tangga terletak di bawah kolong tangga concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Museum yang digagas oleh pria berkebangsaan Belgia ini merupakan museum mainan anak-anak yang pertama ada di Indonesia. Di dalamnya sudah pasti terdapat banyak mainan. Museum ini memiliki lebih dari 10.000 koleksi yang terdiri dari mainan (toys), buku cerita, poster, gambar, dan masih banyak lagi. Koleksi tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari benua lain. Museum ini juga menyediakan workshop permainan tradisional untuk 15 orang pengunjung yang mendaftar secara langsung. Museum ini buka dari hari Selasa – Jumat (09.00 – 13.00 WIB) dan Sabtu – Minggu (09.00 – 16.00 WIB).

6. Rahmat Gallery



Didirikan oleh seorang pemburu profesional dan seorang pecinta alam, Rahmat Shah, di tahun 1999, sampai sekarang museum ini memiliki koleksi kurang lebih 1000 species satwa dengan jumlah kurang lebih 3000 satwa yang diawetkan yang berasal dari berbagai negara. Museum ini terletak di Jl. S. Parman No. 309, Medan, Koleksi museum ini mayoritas didapatkan oleh Rahmat Shah dari perburuan legal dengan konsep “Konservasi dengan Pemanfaatan” yang telah dilakukan bertahun-tahun di berbagai belahan dunia. Selain itu, koleksi di museum ini juga didapat dari pemberian dan sumbangan dari berbagai kalangan, satwa yang mati di kebun binatang atau taman satwa, dan beberapa pembelian secara legal.


Gimana ni sudah cukup ya info museum yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Mulailah terapkan wisata edukasi kepada buah hati kita sejak dini. Agar mereka terbiasa mengeksplorasi dan memiliki rasa ingin tahu yang lebih terhadap suatu hal. Terima kasih sudah membaca. Salam Anak Indonesia Hebat.

Minggu, 08 Mei 2016

Sekolah Untuk Sukses?







Sekolah merupakan tempat menimba ilmu atau dengan kata lain belajar bagi banyak orang. Tidak perduli apakah dia masi muda ataupu sudah tua. Karena sejatinya belajar itu tidak mengenal usia.

Biasanya para orangtua mendidiknya anaknya dengan pepatah ini "Sekolah yang rajin nak, biar sukses, jadi orang kaya". Sepertinya kata sakti ini sangat sering kita dengar. Namun apa sih relevansi Sekolah dengan Sukses?. Sepertinya ini masi menjadi pertanyaan banyak orang diluar sana, karena banyak contoh orang yang putus sekolah atau bahkan tidak sekolah berhasil menjadi orang sukses.




Waaaaaw. Amazing bgt. Kita sebut saja Steven Spielberg salah satu tokoh terbesar dalam sejarah perfilman dunia. Sebab, dialah kreator dari berbagai film terkenal seperti Jaws, Schindler’s List, Jurassic Park, dan E.T. the Extra-Terrestrial.Ia sempat memutuskan berkuliah di California State University. Namun, bakatnya sudah tercium oleh Universal Studios yang kemudian memberinya kontrak selama 7 tahun sebagai sutradara. Akibatnya dia dikeluarkan dari kampus. Meskipun begitu, keputusannya itu tidak salah, dia terbukti sukses dan sekarang kekayaan Steven Spielberg mencapai USD 3,6 miliar atau Rp 46.8 triliun.Waah!





Bill Gates si pemilik perusahan Mircosoft, Gates muda sudah menemukan ketertarikan besar pada dunia programming yang ia pelajari selama sekolah. Microsoft, perusahaan itulah yang kemudian membuat Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia dengan harta sebanyak USD80.4 miliar atau Rp1.045,2 triliun. Keren!







Mark Zukenberg si empunya Facebook, Sejak anak-anak, Zuckerberg kecil sudah sangat tertarik pada dunia teknologi. Hal itu dibuktikan dengan mulai membuat perangkat lunak dan permainan komputer. Bakatnya makin terasah di bangku SMA, hingga ia memutuskan kuliah di Harvard University. Sejak awal masuk kuliah, ia sudah mulai membangun Facebook. Sayangnya, akibat terlalu fokus pada ciptaannya, ia kemudian di-dropout oleh pihak universitas. Namun, apa yang dilakukannya terbukti memberikan hasil luar biasa. Facebook menjadi situs sosial media terbesar dan memberikannya kekayaan hingga USD34.8 miliar atau Rp452.4 triliun. Hebat!




Dari Indonesia ada Alm Bob Sadino, om Bob Sadino menolak untuk kuliah dan malah menghabiskan banyak harta warisan keluarganya untuk keliling dunia kemudian bekerja di Belanda selama 9 tahun. Setelah berhasil di Belanda dia kembali ke Indonesia dan mulai untuk berwirausaha.



Mereka adalah sedikit contoh orang-orang yang tidak selesai sekolahnya tapi menjadi sangat sukses dalam hidup. Bahkan mereka sudah mempekerjakan pegawai dengan titel S2 bahkan S3. Jadi Sekolah itu penting atau gak sih. Sekolah bisa menjamin anak kita sukses gak dimasa yang akan datang?.

Kita analisa dulu apa itu arti kata sukses. Banyak orang yang menganggap pengertian sukses itu pada saat kita wisuda, pada saat naik jabatan, atau pada saat menerima penobatan sebagai orang teladan, orang terpandai atau sejenisnya. Sukses bukan dalam pengertian seperti itu. Sukses itu bukan suatu tujuan akhir dengan kualitas seadanya dan menghalalkan segala cara untuk mencapainya, tetapi sebagai suatu proses yang harus di lakukan setahap demi setahap, dan hari demi hari.

Dengan kata lain kita dapat menyimpulkan bahwa sukses itu adalah sebuah tahapan atau proses yang akan kita jalani tahap demi tahapnya. Jadi pertanyaannya kembali bisa gak kita sukses kalau tidak sekolah?. Jawabanya Tidak. Tapi kan banyak contoh orang sukses tapi ga selesai sekolahnya atau bahkan gak sekolah sama sekali.

Mereka seperti itu dengan perjuangan yang sangat keras. Mereka anak anak-anak cerdas dahulunya. Namun sekolah mereka tidak mampu menampung kecerdasan mereka saat itu, sehingga mereka mencari ilmu dari luar. Kita contohkan saja Bill gates beliau putus sekolah dari Harvad University, keluar dari kampus bukan berarti membuat Mr Gates berhenti belajar beliau menghabiskan waktunya selama setahun untuk membaca 500 buah buku setiap harinya. Apakah kita seperti beliau?.

Jadi pada intinya sekolah tetap menjadi hal yang terpenting untuk menempah masa depan anak. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Dan belajar tidak hanya melulu di dalam ruangan kelas, karena belajar bisa dilakukan dibanyak tempat. 

Kita harus selalu menanamkan pendidikan yang baik untuk anak-anak kita. KIta harus menciptakan suasana yang nyaman dan menantang ketika mereka bersekolah. Beri mereka motivasi agar mereka terpecut untuk maju. Tanamkan sikap toleransi, dan menghargai bangsanya sejak dini agar mereka tumbuh menjadi anak-anak kebanggaan bersama.

Sekian pembahasan dari saya semoga anak Indonesia bisa bersekolah setinggi-tingginya dan semua anak mendapatkan pendidikan yang sama. Salam Anak Indonesia Hebat.


Jumat, 06 Mei 2016

Yuyun Jadi Korban. Salah siapa?





Beberapa hari belakangan kita dikejutkan dengan berita kasus pemerkosaan seorang gadis berusia 14 tahun asal  Desa Kasie Kasubun, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong bernama Yuyun siswi kelas 1 SMP 5 Satu Atap, Bengkulu yang tewas mengenaskan setelah diperkosa secara bergiliran oleh 14 orang pemuda.

Lebih parahnya lagi 2 orang dari pelaku adalah kakak kelas dari Yuyun di sekolah. sisanya adalah pemuda desa yang berdekatan rumah dengan Yuyun. Seperti Iblis mereka mengikat kedua tangan Yuyun dan memperkosa secara bergiliran bahan ada yang sampai melakukannya berulang-ulang 2- 3 kali. Yuyun yang tak berdaya hanya bisa merintih kesakitan dan meneriakkan nama ibunya. Namun para Iblis ini tidak perduli hingga tega membunuh dan membuang jasad Yuyun ke tepi jurang membiarkannya hanya tertutupi dengan daun pisang.

Sungguh biadab perbuatan ke 14 pemuda ini. Seharusnya mereka mampu menjaga Yuyun sebagai adik mereka sendiri, bukan malah memperkosa dan membunuhnya. Apakah ini gambaran masa depan generasi penerus kita, Emosional, kekerasan, Narkoba, Minuman keras, Sex bebas. Apakah kita tidak bisa melahirkan para generasi penuh prestasi. Lalu siapa yang harus disalahkan?. Siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

Pemerintah memang sudah menunjukkan keperdulian mereka terhadap kasus ini dengan menerjunkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise yang sudah mengunjungi keluarga Yuyun untuk memberikan dukungan baik secara moral maupun materil kepada keluarga Yuyun yang sangat merasa trauma atas kejadian ini.

Presiden Joko Widodo juga menunjukkan keperduliannya terhadap kasusu Yuyun melalui akun Twitter pribadi miliknya @jokowi. Presiden mengatakan "Kita semua berduka atas kepergian Yuyun yang tragis. Tangkap dan hukum pelaku seberat-beratnya. Perempuan dan anak-anak harus dilindungi dari kekerasan".

Lalu salah siapa hal ini terjadi. ke 14 pelaku pantas mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan mereka yang sangat keji. Namun kita harus memutus mata rantai kejadian ini agar tidak muncul lagi Yuyun baru di seluruh pelosok Negeri yang kita cintai ini. Banyak anak perempuan yang seumuran Yuyun atau bahkan lebih tua dari Yuyun takut jika pergi keluar rumah sendirian. Mereka merasa sudah tidak aman dan nyaman tinggal di Negaranya sendiri. Mereka tidak aman di rumah mereka sendiri.

Pelu perhatian khusus atas kejadian kasus Yuyun ini. Pemerintah perlu bertindak secara tepat untuk menghentikan mata rantai dari kasus ini agar tidak menjadi trend baru bagi kalangan remaja di tempat lain. Pemerintah sebenarnya telah memiliki regulasi yang mengatur perlindungan terhadap perempuan dan anak, namun implementasinya masih sangat minim. Bahkan, Peraturan Daerah (Perda) tentang pengaruutamaan gender, baru saja disahkan oleh DPRD Provinsi Bengkulu beberapa waktu yang lalu, tentu ini harus diimplementasikan dengan baik,

Minuman keras dan Pornografi mungkin ini yang menjadi kata kunci atas kasus kematian Yuyun. Jikalah ke 14 pemuda itu tidak mabuk dan berpikiran postif mungkin Yuyun tidak perlu meregang nyawanya di tangan 14 pemuda tersebut. Keprdulian pemerintah pusat dan daerah terhadap perempuan dan anak menjadi sangat esensial saat ini. Tanpa kerjasama dari semua pihak mustahil bagi kita untuk memutus mata rantai kasus Yuyun ini.

Jadi mulai sekarang Stop untuk tidak perduli dengan anak yang suka minum-minuma keras. Stop untuk tidak perduli anak yang gemar menonton video porno. Karena ketidakpedulian kita telah menimbulkan korban jiwa. Ketidakseriusan kita telah menghilangkan banyak nyawa perempuan dan gadis dibawah umur di tanah Indoensia tercinta ini.



Stop kekerasan kepada anak dan perempuan #NyalaUntukYuyun. Salam Lima Jari. Salam Anak Indonesia Hebat.