Senin, 06 Juni 2016

Pentignya Bermain Aktif 60 Menit Bagi Anak





Hidup di era modern dengan teknologi canggih seperti sekarang ini memang menyenangkan. Kehidupan kita pun menjadi lebih mudah. Namun, tak sedikit orang yang menjadi malas bergerak karena terlalu asyik berinteraksi dengan gadget dan barang elektronik. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun demikian.


Data yang dilansir healthykids.nsw.gov.au menunjukkan 89 persen anak berusia balita menghabiskan waktu dua jam setiap hari untuk bermain gadget, komputer, menonton televisi dan DVD. Sambil melakukan aktivitas tersebut, anak mengudap makanan manis, asin, dan berlemak.


Selain itu, Active Living Research memaparkan hasil penelitian bahwa anak-anak yang menonton televisi lebih dari tiga jam setiap hari memiliki risiko 65 persen menderita obesitas dibandingkan anak yang menonton televisi di bawah satu jam per hari.


Gaya hidup seperti itu akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak yang masih dalam masa pertumbuhan.


Oleh karena itu, biasakan mengajak anak Anda bermain setidaknya 30 sampai 60 menit setiap hari. Bukan main gadget, tapi bermain di luar ruangan. Pilih permainan yang membuat anak aktif bergerak. Misalnya, lompat tali, sepak bola, dan kejar-kejaran. Atau jajal permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, petak jongkok, taplak gunung, dan permainan tradisional lainnya.


Jika tubuh aktif bergerak, maka dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung dan obesitas. Selain itu, dalam kegiatan permainan aktif tadi terdapat manfaat positif lainnya, yaitu anak belajar mengeksplorasi lingkungan.


Eksplorasi ini juga bisa dilakukan melalui media gadget dan televisi, namun tentunya interaksi di depan perangkat elektronik tersebut tak lebih dari satu jam. Melalui gadget dan televisi, anak bisa mengetahui beragam hal untuk menambah pengetahuan. Misalnya, bagaimana rupa hewan, dan betapa indahnya pemandangan gunung serta laut.


Dijelaskan Susan H. Landry, PhD, seorang psikolog perkembangan anak sekaligus pendiri Children’s Learning Institute di University of Texas Health Science Center Amerika Serikat, kehadiran orang tua saat mendampingi si kecil beraktivitas, memiliki dampak positif bagi perkembangan dan kemampuannya dalam bereksplorasi.


Poin utamanya ialah kebersamaan dengan orang tua merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Sepanjang bersama orang tua, kegiatan eksplorasi baik melalui media elektronik maupun secara langsung yang dilakukan anak akan terasa lebih menyenangkan.


Eksplorasi merupakan langkah pertama dalam mempelajari tentang benda dan belajar bagaimana memecahkan masalah


Dalam kegiatan eksplorasi terdapat proses pengenalan dan interaksi dengan hal-hal baru. Mulai dari keterampilan sensorik motorik, keterampilan dalam berkomunikasi, sosial emosional, kemandirian, kognitif, dan kreativitas anak. Untuk menunjang kegiatan eksplorasi, anak harus sehat dan kuat. Proses eksplorasi akan berjalan optimal jika didukung dengan nutrisi yang baik.


Dengan daya tahan tubuh yang baik, sang buah hati dapat bebas bermain dan mendapatkan pengalaman berharga bersama Anda. Jadi tunggu apa lagi? Mari luangkan waktu untuk mengajak anak Anda bermain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar