Kamis, 12 Mei 2016

Mainan Edukatif Untuk Anak

Mainan. Jika kita mendengar kata ini makan kita akan langusung teringat dengan alat yang sering digunakan oleh si kecil ketika bermain. Memasuki usia 0-5 tahun daya eksplorasi anak-anak berkembang dengan sangat pesat. Anak akan mulai menyerap dan menerima segala informasi yang didapatnya pada tingkat tertinggi dalam sepanjang hidupnya.

GOLDEN AGE disebut sebagai masa terpenting dalam tumbuh kembang si kecil. masa tersebut tidak akan terulang, oleh karena itu balita sangat perlu stimulasi lewat permainan sederhana yang edukatif. Stimulasi yang diterima anak pada masa GOLDEN AGE akan berpengaruh besar pada kecerdasan, kreativitas, dan perilaku anak pada usia dewasanya.

Banyak orang mengatakan bahwa generasi 80-an dan 90-an adalah generasi emas. Salah satunya dikarenakan masa anak-anak pada tahun-tahun tersebut masih diramaikan oleh berbagai permainan tradisional seru yang kini sedikit banyak telah tergantikan oleh kehadiran tablet dan gadget lainnya. Ayah dan Bunda yang lahir di tahun itu seharusnya sangat kreatif ya dalam memilih mainan yang baik untuk anak.

Jika kita berbicara tentang masa keemasan pada anak, maka kita juga pasti berbicara tentang mainan. Mainan sangat identik dengan anak-anak, banyak mainan tradisional dan mainan modern yang ada disekitar kita saat ini. Namun tidak hanya anak-anak yang masih senang bermain dengan sebuah mainan, tidak jarang orang dewasapun masih suka mainan dan mengoleksi mainan. 

Dalam memilih mainan untuk anak kita pun harus sangat selektif. Kita harus bisa memilih mainan yang baik untuk anak, mainan itu harus memiliki unsur edukasi kepada anak. karena Bermain adalah dunia anak yang paling dominan. Bahkan, untuk dapat lebih maksimal dalam menyampaikan pelajaran, pendidikan anak usia dini menerapkan sistem belajar sambil bermain. Hal ini disebabkan oleh kemampuan dari otak anak itu sendiri yang sedang gemar melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti bermain.Maka dari itu, metode pembelajaranpun harus disesuaikan dengan kemampuan anak-anak sesuai usianya.Dengan bermain, dipercaya bahwa pelajaran yang disampaikan akan lebih mudah diterima dan diserap oleh anak. Namun, sebagai orang tua, kita perlu menjadi lebih bijak dalam memilihkan jenis mainan yang tepat untuk anak-anak kita.

 Di Indonesia banyak jenis-jenis mainan baik itu tradisional maupun moderen yang sangat baik untuk anak. Kita dapat memilihnya dan mencoba memainkannya di rumah bersama buah hati kita. Coba check yang dibawah ini ya Ayah dan Bunda:

1. Engklek



Engklek adalah permainan yang mengharuskan anak-anak untuk melompati kotak- kotak dengan tulisan angka di atasnya. Untuk bermain engklek, seseorang diharuskan melemparkan batu kecil, karet penghapus atau penanda lainnya pada nomor tertentu. Ia kemudian harus melompati kotak yang tidak terisi karet penghapus hanya dengan satu kaki. Bermain engklek mampu melatih anak untuk berhitung dan mengenal angka. Permainan tradisional ini juga melatih keseimbangan tubuh, yang berperan penting dalam perkembangan kemampuan sensori integrasi pada anak.

2. Gobak Sodor



Gobak sodor atau galah asin adalah permainan daerah yang melibatkan dua kelompok beranggotakan sekitar tiga sampai lima orang anak. Permainan khas Indonesia ini cukup menguras tenaga karena mengharuskan tiap kelompok untuk mempertahankan barisannya selagi anggota kelompok lainnya berusaha untuk menerobos melewati garis “pertahanan” lawan.

Selain menyehatkan bagi anak-anak karena mengharuskan anak untuk bergerak dan berlari, gobak sodor juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kerja sama dalam tim. Dengan bermain dalam kelompok, para pemain berlatih untuk saling bertanggung jawab dan bekerja sama dengan anggota sekelompoknya untuk mencapai tujuan yang sama: mempertahankan “benteng”.

3. Congklak



Congklak adalah permainan tradisional Indonesia yang saat ini sudah jarang saya lihat dimainkan oleh anak-anak. Permainan congklak biasanya melibatkan dua pemain yang diharuskan untuk mengumpulkan biji congklak yang tersebar di tiap-tiap cekungan papan congklak sebanyak-banyaknya. Banyaknya biji congklak yang digunakan dalam permainan ini mengajarkan anak untuk berhitung. Anak juga sekaligus belajar mengatur strategi melalui peraturan permainan yang telah ditetapkan.

4. Balok Kayu



Permainan ini sangat menarik dan menantang bagi anak. Dimana anak harus mampu merancang balok kayu baik itu disusun mendatar maupun naik ke arah atas. setiap bangun ruang memiliki kesulitan masing-masing, mainann ini juga sudah bisa dimainkan oleh anak berusia 3 tahun ke atas dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

5. Lego



Permainan ini termasuk permainan yang sangat digemari anak-anak. melalui permainan ini anak akan mampu berkembang pengetahuannya. Anak bisa belajar sains, math, bahasa, motorik,  serta sosial, hanya dengan bermain media permainan ini. Jika kita mampu membelikan mainan ini untuk si kecil alangkah baiknya kita mencoba dulu bermain dengan lego lalu setelah itu kta bisa mengajarkannya kepada buah hati kita

Apapun permainannya tetap ajarkan anak untuk lebih menghargai apa yang diberikan oleh orantuanya dan ajarkan mereka berbagi sejak dini. Semoga bermanfaat ya informasi dari saya kali ini. Salam Anak Indonesia Hebat.

1 komentar:

  1. Terimakasih, informasinya sangat bermanfaat bagi ortu yang sedang mencari mainan yang dapat menumbuhkembangkan potensi buah hatinya atau yg biasa disebut mainan edukatif. Salah satu bentuk mainan edukatif adalah puzzle. Beberapa jenis puzzle bisa dilihat di www.puzzleanak.com

    BalasHapus